I <3 Jogja
07 May 2012 6 Comments
in Uncategorized Tags: indonesia, jalan2, memori
My first photo taken by instagram, hehe
#norak.
The picture is about my sandal, bought in Malioboro, Jogjakarta. I forgot to bring casual sandal :p Oh ya, at that time, my bestfriends, my boyfriend and I were running away for short holiday. It was a nice backpacking impulsive trip, actually
All what i’m going to say is, Jogjakarta and the city nearby is seriously great place to be spent at a holiday. Culinary-lover, checked, views or panorama-lover, checked, culture-lover, checked, history-lover, checked, aaand many more you can find.
Hope someday i can spend more days up there. I love jogja like what it’s written.
Nite all.. It’s time to bed.
Hi, Elmo…
07 Nov 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: memori
Hi, Elmo!!!
Saia baru tau tadi siang kalo boneka merah (hadiah wisuda oleh seorang AKTB) yang sudah setahunan lebih duduk manis di kamar kosan saia bernama Elmo, tokohnya Sesame Street. Ada yang tau Sesame Street? Kata temen saia, dulu banget (pas masih jadi bocah di jaman SD) Sesame Street pernah ditayangkan di stasiun televisi. Hmmm.. koq berasa gak inget apa-apa ya tentang acara televisi amerika yang bernuansa pendidikan ini?
Entah saia ada di mana ya jaman itu, yang saia ingat tontonan pas jamannya SD cuman Scooby Doo, Satria Baja Hitam, Power Ranger, Doraemon, Sailor Moon, ADDA (*ada yg tahu pilem ini? hahaha..), Kera Sakti, Sinetron Noktah Merah Perkawinan (kalo ndak salah pemainnya Ayu Azhari
), Mr. Bean, Warkop DKI, Jin dan Jun, telenovela maupun pilem indiahe yang sering ditonton mama, wkwkwkwk… Tapi lebih mending dulu kali ya dibanding skarang tontonan mayoritas sinetron dan panggung sandiwara lainnya yang lebih bernilai komersil dibanding moral/pendidikan (doh).
Some pages turned
30 Sep 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: memori, refleksi
As the days passed through, some pages turned, and there were lessons learned.
Kiss September goodbye, and still there’s so much to be thankful for. Let’s see what stories are written in the next pages. As Paulo Coelho said “If everything has been written down, so why worry?”. I think i have something to be written about worries during my last KTB session ”Materi dan Gaya Hidup (Money and Life Style)”, wish i’ll catch you up on this subject later
Welcome, October
———————————
*image source from here*
Happy 13rd Google :)
27 Sep 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: memori
Thanks for your big help in my life (esp. in college stuff). Really means a lot. I just can’t imagine what it would be without you
Happy 13rd bday Google
Terkenang
24 Jul 2011 4 Comments
in Uncategorized Tags: kisah di IF, memori
Baru saja melihat dua video unggahan wisuda juli kemaren dari seorang teman #if06, di tambah kumpulan foto masa kuliah (*tapi foto mahasiswa jepang) dari ega-galau
yang sedang berjuang meraih gelar master dari negri sakura itu
All that I said , what a nice and memorable moments, wasn’t it?
Ega-yang-lagi-galau juga menuliskan ini dalam group #if2006:
Pada akhirnya setiap tubes yg kita lewati itu (mengutip twitter seorang teman) kaya makan cabe super pedas. Pas makan, kepedesan dan ampun-ampun nggak mau makan lagi, tapi begitu udah beres makan (+udah lama), pengen lagi
(Inas Luthfi mungkin bisa menjelaskan lebih detil soal makan cabe
)
Tampak ada benernya juga
Setahun lalu, sebelum sah menyandang gelas eS Teh, saya mengalami apa yang dinamakan graduation goggles (Graduation goggles is the nostalgic feeling one has about a time or someone in their life when it is about to end, even if the time was completely miserable). Ya, ada masa di mana kebersamaan itu terhenti karena masing-masing punya tujuan dan jalan yang berbeda. Ada yang lanjut sekolah, ada yang bekerja, ada yang membuat usaha sendiri, dan lain-lainnya. Saya sendiri memilih bekerja dulu dan bila diperkenankan ingin lanjut sekolah, tapi itu nanti dulu, masih ada tugas di sini yang harus diselesaikan, hehe.
Pada akhirnya, saya merasakan tiap fase kehidupan, pasti selalu saja ada saja hal-hal yang harus dihadapi, diperjuangkan dan disyukuri. Dan Dia tahu karakter apa yang harus diubahkan, ditumbuhkan dan pula dikikis tepat pada fase kehidupan yang mana.
Grow up!!
Mars Kalam Kudus
29 Jun 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: lirik, memori
Malam pengumuman SNMPTN ini mengingatkan saya pada almamater SMA (sebenarnya dari SD
) “Perguruan Kristen Kalam Kudus”. Ada dua mars yang otomatis terputar dalam sanubari. Berikut kedua mars tersebut. Sebenarnya saya lupa ada berapa mars, kalau lebih dari dua, bagi yang masih ingat, mohon diberitahukan J)
Mars A..
Anak kalam kudus marilah puji nama Tuhan,
Tak berbeda bangsa dan kulit,
Sama skolah, sama main,
Mari bergandeng puji nama Tuhan..
Mars B..
Kalam Kudus akan tetap maju, mengiring Yesusku,
Kibarkan bendera bergerak maju, kalahkan musuhmu.
Maju, tetap maju, kabarkan injilnya,
Kabarkanlah injil Tuhan Yesus, di seluruh dunia..
**
Lupa judulnya, jadi dinamakan A dan B sahaja
[updated]
Satu lagu lagi (diingatkan oleh kakak saya) yang dulu sering juga dinyanyikan dan pula dibukukan dalam buku kidung pujian siswa..
akulah seorang siswa aku punya tenaga aku punya sejuta cita2.. aku punya semangat aku banyak idea Tuhan pakailah itu semuanya.. O Tuhan inilah.anakMu yg remaja.yg muda.yg kecil Dan tak berarti ini..TAPI KU PUNYA SEMANGAT MEMBANGUN GENERASIKU UNTUK KEMULIAAN NAMA MU..
Surat via Pak Pos
14 Jun 2011 7 Comments
in Uncategorized Tags: indonesia, memori
Tadi siang untuk sesuatu hal, saya berkunjung ke situs ini. Tidak menyangka kalau pos indonesia sudah berumur sangat jauuh dengan saya, hehe
sudah 265 tahun menyatukan nusantara. Apakah Anda masih ingat kapan terakhir kali pergi ke kantor pos untuk mengirimkan surat atau kapan terakhir kalinya rumah Anda didatangi oleh Pak Pos?
Dulu sewaktu masih kecil, rumah masih sering didatangi oleh Pak Pos yang mengantarkan kiriman kartu natal tahun baru oleh rekan kerja bapak. Beranjak dewasa, tak ada lagi Pak Pos yang datang =)) Zaman sudah berbeda, teknologi lebih maju dan menekankan pada komunikasi lisan ataupun tulisan via telpon selular, surat elektronik, facebook, bbm, dllnya.
Ya, repot juga kali ya kalau masih pakai surat pos, selain waktu yang pake lama di jalan, informasi yang didapatkan sudah tidak yang paling baru lagi. Namun, ada dua hal yang menarik bagi saya mengenai surat via Pak Pos. Pertama adalah tulisan tangan si pengirim
Bukankah bagian ini menjadi hilang seiring dengan kecanggihan teknologi? Ada berapa banyak orang-orang di sekitar Anda yang tulisan tangannya Anda kenali, tanpa mencantumkan nama penulisnya? Hmm, saya (sayangnya) hanya mengenal sedikit tulisan tangan orang-orang.
Hal kedua adalah surat via Pak Pos itu alat komunikasi yang unik dan romantis
Unik karena saya besar di masa di mana orang-orang berkomunikasi singkat-singkat dan (memang) menuntut balasan yang cepat, haha. Bila ingin cerita panjang lebar sudah ada fitur chatting di banyak alat komunikasi. Berbeda dengan surat yang entahlah menurut saya tak mungkin menulis surat dengan kata-kata singkat seperti mengirimkan pesan singkat
Ada rasa di mana tulisan surat tsb menyatu dengan emosi penulis, seperti halnya surat cinta *iya gak sh*
) Eh skarang udah gak jamannya lagi ya pakai surat cinta begituan? Hiks.. saya ndak pernah dapat, pengen. Wkwkwkwk
Tiga Dimensi
10 Jun 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: karawaci, kisah kerjaan, memori
Tadi siang, aku makan bersama seorang rekan. Sebuah percakapan yang berhasil membawaku kepada tiga dimensi waktu. Masa lalu, masa sekarang dan masa depan.
L : Kenapa dulu milih IF, mel?
M : (cerita panjang lebar, nostalgia jaman SMA
)
L : Sampai kapan Mel bakal di VN?
M : (….. –> disertai alasan kenapa sampai waktu itu dan rencana masa depan )
L : (*pertanyaan ttg masa depan)
M : (cerita panjang, lebar, luas dan keliling ttg keinginan dan harapan di masa depan XD )
Daku pun smakin merasakan bahwa perjalanan hidup ini tak lebih dari sebuah perjalanan jarak, waktu dan iman.
childhood friends
01 Jun 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: memori
just got phone by my childhood friend. this bring me the memories of my childhood life. Life when all things is common when you are child
playing till your hand and shirt dirty, playing till your parents become angry, playing and don’t care when you act selfish and foolish, playing even it is ‘siesta’ time, playing and playing again. times pass, we grew up and then we are apart to diffrent places to follow our own vission/dream.
this month, i didn’t know exactly when the date is, forgive me, my mom already told but i fail to remember that (doh), two of my childhood friend is getting married. wow.. it’s big surprise to me, as i know they’re neighboor
where are all of you, guys? hope everybody’s fine. stay hungry, stay foolish






Yang baru ngomen