Blajar bersyukur.

Sudah menjadi tradisi liburan.. bangun kesiangan,, hehe.. kan gak ada hal yang terlalu mendesak untuk dikerjakan (halah !!! jawaban pembelaan diri…)

Abis bangun, sambil sarapan gw nonton suatu acara TV,kalo gw gak salah inget acaranya balada gitu.. acara nya itu mengulas kehidupan dua orang yang tidak sempurna fisiknya… Gw sangat terharu…
Ada seorang wanita yang memiliki keterbatasan fisik pada tangan dan kakinya. Sedari kecil dia sering diejek ama teman2 nya, namun ketegaran membuat wanita ini tetap bersyukur atas hidupnya. Malahan dia masih memperoleh penghasilan dari membuat kue, walaupun sedikit, namun dia masih dapat menghidupi dirinya dan kedua orangtuanya yang sudah lanjut usia. Yang gw salut, dia masih sabar merawat kedua orangtuanya yang udah tua banget…Wow..sedangkan saudaranya yang lain, yg normal aja gak segitunya..

Wanita ini pun pernah menjalani kehidupan berumahtangga, namun akhirnya harus berpisah karena dia menolak untuk memiliki anakan karena keterbatasannya. tapi, hal itu tak membuatnya tidak ingin mengasuh anak, malahan dia mengangkat orang lain (anak saudaranya) sebagi pengganti anak.. wow.. dia gak mikirin hidupnya sendiri..

Ada lagi mengulas seorng pria (sudah bapak2), memiliki keterbatasan pada kakinya.. Pekerjaannya sehari -hari adalah sebagai tukang bengkel dan berkebun (sampingan)..
Namun, dengan kreativitas dan semangat kerja yang tinggi, serta gak menyerah begitu saja pada nasib, dia berhasil menghidupi istri dan dua anaknya… wow..

Teringat tentang artikel (lagi2 gw lupa baca di mana) yang isinya tentang hal bersyukur, kalo menurut gw. Ceritanya tentang seorang anak yang kpengen dibeliin sepatu baru ama mamanya, samapi-sampai sering merengek gitu lah, tapi sang mama tak kunjung membelikannya. Hingga akhirnya suatu saat si anak melihat orang yang tidak sempurna fisiknya, yang gak punya kaki. Dari situ si anak sadar…. dia tak lagi memaksakan sang mama untuk membelikannya sepatu baru..

Ditambah lagi berita tentang kekurangan air di suatu tempat di negara ini, hingga demi mendapatkan air mereka harus berjalan berkilo meter..

Belajar dari mereka…
“bersyukurlah atas apa yang kamu miliki, tetap berusaha, gak pake malas , gak gampang nyerah”.

Ketika mengeluh, tidak memiliki sepatu baru, tetaplah bersyukur bahwa kamu masih bisa memakai sepatu lama.
Jangan boros memakai air dan listrik karna masih banyak saudara2 lain yang masih harus berjuang untuk mendapatkannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s