Bukan Kado Biasa..

Natal,
“Hari ini telah lahir bagiMu, seorang Raja di kota Daud”

malaikat sorga menyambut kelahiranNya dengan nyayian sorgawi,
mengajak para gembala tuk turut bersukacita menyembah,
bintang pun turut menuntun tiga orang majus dari timur,
mereka mempersembahkan emas, mur dan kemenyan untuk Sang Raja..

Natal,
aku sungguh bersukacita,
hingga ingin rasanya turut memberi kado buat Sang Raja,
kado dariku adalah..
diriku yang mempersiapkan acara natal yang mewah dan bagus,
diriku yang bernyanyi dalam melodi yang indah,
diriku yang melakonkan drama natal yang mungkin menyentuh hati orang-orang,
dan kurasa mungkin aku juga perlu memberi kado buat kluarga dan teman-temanku.

Ah, tiada yang istimewa dari natal sebelumnya,
ibadah, sukacita, perayaan, selesai,
“apakah Engkau berkenan atas kado-kadoku?” tanyaku..
dengan lembut Dia mengarahkan pandanganku ke sekelilingku,
“Anakku, lihatlah sekelilingmu”.

Skarang aku mengerti,
Natal kali ini aku akan memberi kado istimewa,
terbuatkan dari hati,
bukan ber-kotak-kan keegoisan,
bukan pula berlapiskan kertas kemunafikan,
bukan pula ber-ikat-kan tali keterpaksaan,
namun terbungkus dalam kasih sederhana dan murni..

aku akan..
memberi telinga dan senyumku bagi yang gundah gulana,
memberi tangan, kaki dan bahuku menopang mereka yang lemah,
menemani mereka yang kesepian,
menolong mereka yang kesulitan,
memberi semangat bagi mereka yang hilang harapan,
mengucapkan terimakasih dengan tulus
pada sopir angkot, ibu penjual di warung, pembersih kosan , kampus maupun jalanan raya ,
kepada siapapun yang terabaikan,
tidak menuntut banyak jika tak bisa bertindak,
tidak hanya sibuk dengan tugas, nilai dan urusan pribadiku saja, tapi peduli sekitar,
dan terlebih menjadi penuntun bagi mereka yang tersesat,

mereka yang adalah teman sekampusku,
mereka yang adalah teman sebangsaku,
mereka yang adalah sesamaku,
bisakah aku tidak peduli?

-melz-
28 Nov’09 20:54

“apa yang kamu perbuat untuk sesamamu, bahkan yang paling hina sekalipun, engkau melakukannya untuk Aku “

3 thoughts on “Bukan Kado Biasa..

  1. Saya senang sekali membaca blog entry ini yang berisi makna Natal sebenarnya.

    Disini di Australia (dan saya yakin juga dibanyak negara barat lainnya), rata ratanya Natal bukanlah lagi mengenai hari kelahiran Kristus, namun hanyalah sebagai tradisi yang bernilai jutaan dollar buat business karena barang barang untuk kado yang diperjual belikan.

    • halo lois, salam kenal dan salam hangat dari saya😉
      wow, orang Indo yang lagi di Australia…
      menurut saya, pemaknaan yang benar jauuh lebih berharga dari kemerlap barang2 yang mahal sekalipun..

      Bisnis baik adanya, jika motivasi nya juga benar,,
      yang menjadi menyimpang adalah ketika natal itu justru hanya sekedar tradisi yang lewat begitu saja..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s