Salam titik.

telah terlewati batas ambang,
kan suatu masa yang hampir lelah,
tapi dapatkah dikatakan lelah jika hanya berjuang setengah atau bahkan secuil?
yang tersisa hanyalah segenggam remang pada ruang hati.

titik,
kutemukan pada kata-kata terangkai,
yang bersudah atas kalimat.

kalimat pun butuh titik agar dia dapat melanjutkan cerita,
yang kutak tahu apakah kalimat itu kan menyambung,
atau malah membentuk cerita baru,
atau yang ada hanyalah spasi kosong,
seperti segenggam remang pada ruang hati.

teriring salam titik.

7 thoughts on “Salam titik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s