Jejak-jejak dan Langkah

(*tulisan ini sedikit banyak berkaitan dengan sebelumnya : ‘Merangkai Kata‘, bisa dibilang sambungannya)

Langkah… Kata ini lah satu-satunya yang terpikirkan dan terucap olehku saat ngumpul Keluarga Bartolomeus, desember lalu. Kala itu sang MC mewajibkan kami hanya boleh mengucapkan harapan kami di 2010 dengan satu kata, bukan satu kalimat. Kamipun meluncurkan protes pada sang MC, namun sang MC bersikukuh, menggunakan haknya sebagai MC yang berotoritas sembari membela diri agak meledek : “siapa suruh milih aku jadi MC”.. Hahaha… Kami hanya bisa pasrah dan memikirkan satu kata itu.

Memasuki tahun 2010, kata ini jugalah yang terpikirkan olehku. Bukan berarti kata-kata manis, kata-kata pengharapan ataupun kata-kata lainnya tidak singgah pada pikiran perenunganku.Hanya saja saya merasakan kekayaan makna yang terkandung pada kata ini.

Sejenak aku menutup mata dan mengingat kembali perjalanan di tahun-tahun sebelumnya, sampai menerobos sejauh batas ingatan masa kecilku . Tahun-tahun yang bukan datang dalam paket setahun, namun datang dalam lembar paket harian, seiring dengan kutelusuri jejak-jejak kaki kecil ini dalam pantai kehidupan.

Kurasakan jejak-jejak kaki itu bukan hanya menceritakan tentangku saja, jauh di balik itu, jejak-jejak itu menceritakan tentang siapa Dia. TanganNya sudah,sedang dan akan tetap merenda suatu karya yang agung mulia.

Tak cukup kata-kataku menggambarkan betapa baiknya Tuhan. Bersyukur, smua hanya anugrahNya, pemberianNya.Sungguh merupakan sukacita yang tak tergantikan, bahwa aku punya Tuhan yang penuh kasih, Gembala-yang setia menuntun domba-dombaNya-,Guru Agung-yang mengajarkanku arti hidup yang berbeda dari dunia ajarkan padaku-, Penolongku -terlebih di dalam kesesakan- , Sahabatku-yang selalu peduli akan pergumulanku -, Sang Peganganku -di kala ku sedang tidak stabil agar aku tidak terjatuh dan meskipun aku jatuh tanganNya ada menopangku-,terlebih lagi Sang Juruselamatku -yang mati dan bangkit menebus aku manusia berdosa-.

Kali ini pikiranku mengajakku melihat jejak-jejak kaki di tahun 2009. Wow!! Penuh warna, terhias dalam berbagai aspek hidupku, studi, organisasi, pelayanan, pergaulan, keluarga dan aspek lainnya. Wana-warna yang menjadikannya indah pada saatnya. Bukan saja warna sukacita, canda, tawa, senyum, kesadaran, kepedulian, kebersamaan, kesehatian, pengampunan, pemulihan, ketidakkuatiran, tapi juga warna-warna lain, kekecewaan, dukacita, kekesalan, kegeraman, keraguan, kemarahan, kecuekan dan warna-warna lain yang mungkin luput dari ingatan saya saat menuliskan ini.

Tanya kenapa? Kenapa harus melalui warna-warna yang tidak mengenakkan, sementara ada banyak warna lain yang menyenangkan.
Lewat K3 saya diingatkan lagi tentang pemulihan. Warna pengampunan, termasuk pengampunan terhadap diri sendiri merupakan pelajaran terkeras dan berharga di tahun 2009. Syukur kepada Tuhan yang memampukan saya memenangkannya😉

Lewat sms dari seseorang yang jauh di sana juga menyadarkan hati saya yang lembut rentan tergores, yang berbeda dengan pikiran saya yang agak keras : ‘In life God doesn’t give you the people you want. Instead, He gives you the people you need : to teach you, to hurt you, to love you and to make you exactly the way you should be’.

Bukan apa yang aku inginkan, tapi apa yang aku butuhkan. Dia tahu apa yang aku butuhkan dalam stiap aspek hidup, karena Dia Bapaku, dan aku percaya Bapaku akan memberi yang terbaik bagiku sesuai kehendakNya, kacamataNya, bukan kacamataku. Untuk ini aku diajar untuk tidak kuatir tentang apapun jua namun berserah kepadaNya.

Begitu juga dengan langkah-ku di tahun 2010 ini. Langkah yang berarti meninggalkan keadaan sekarang dan menginjakkan kaki maju ke depan. Langkah yang berarti juga meninggalkan jejak di belakangnya. Akan banyak langkah yang kuambil di tahun ini, dan harapanku adalah Tuhan yang tetap pimpin langkahku dan jejak-jejak langkah kaki yang terlihat adalah jejak-jejak kaki yang berjalan bersama Tuhan, serta tetap percaya Dia akan menggendongku di masa-masa sulit😉

Dengan ini, saya mengucapkan selamat tahun baru buat smuanya. Terimakasih buat yang telah menjadi orang yang berperan di belakang layar hidup saya, yang menggoreskan tinta warna-warni dalam buku kehidupan saya, yang membuat saya tertawa, tersenyum, juga menangis, hahaha… dan juga mohon maap sekiranya saya mungkin membuat anda-anda  kecewa, sedih, mengerutkan kening,di cuek-in, marah atau mungkin terluka.

Selamat berjalan dan melangkah bersama Tuhan!!

One thought on “Jejak-jejak dan Langkah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s