[KI] Melihat yang Tak Terlihat dalam ‘Panah’

Jumpa lagi dengan tugas Kemanan Informasi (KI). Tugas sebelumnya, mengenai self-generating-code akan saya tuliskan setelah tugas ini.  Tugas ini lebih menyenangkan untuk dikerjakan terlebih dahulu , haha😉

Berikut arahan dari Bapak Dosen :

“Buatlah sebuah “steganography” yang berisi pesan seperti diberikan di kelas. Untuk tugas yang ini, Anda diminta untuk menyamarkan pesannya.
Jangan beritahukan isi pesannya atau cara membacanya. Cara membaca akan ditautkan minggu depan.”

Sebelumnya, saya akan menjelaskan secuil mengenai steganography  untuk Anda-Anda yang belum tahu  benda apakah ini.

Steganografi merupakan ilmu dan seni menyembunyikan pesan rahasia di dalam pesan lain sehingga keberadaan pesan rahasia tersebut tidak dapat diketahui.
Contoh sederhana nya :
Gerakan orang-orang dari yordania enggan ambil resiko
Pesan yang tersembunyi : Good year
Diperoleh dari huruf-huruf pertama awal kata.
Gerakan orang-orang dari yordania enggan ambil resiko

Steganografi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu steganos yang artinya tulisan tersembunyi.  Steganografi berbeda dengan kriptografi. Pada kriptografi pesan dirahasiakan maknanya melalui metode enkripsi yang ada.  Tujuannya agar pesan tidak dapat dibaca. Sedangkan steganografi, keberadaan pesanlah yang disembunyikan. Tujuannya untuk menghindari kecurigaan.

Seiring dengan perkembangan teknologi digital, steganografi pun mengalami perkembangan.  Pesan dapat disembunyikan dalam  media gambar (image), suara (audio), maupun video. Hebatnya indra penglihat dan perasa tidak akan mampu membedakan pesan asli dengan pesan yang mengandung pesan tersembunyi.

Di salah satu paper ( yang kebetulan saya baca sebagai referensi penulisan makalah UTS Kriptografi ), saya menemukan kata-kata yang oke tentang steganografi, yakni : ‘ Exploring Steganography: Seeing the Unseen ‘ karya Neil F. Johnson dan Sushil Jajodia. Bagi yang berminat, silahkan membacanya😀

Steganografi memiliki setidaknya tiga bagian seperti berikut :

1. Hiddentext : pesan yang disembunyikan
2. Covertext / cover object :  pesan yang digunakan untuk menyembunyikan embedded message. Object dapat berupa text, gambar, audio, dan video.
3. Stegnotext / stegno-object : pesan yang sudah berisi embedded message.

Nah, saya sudah menyiapkan satu stegnotext seperti yang diminta dalam tugas ini.  Saya menciptakan suatu puisi bebas yang bentuknya menyerupai judulnya sendiri , hehe. Harap maklum, puisi ini agak sedikit mengabaikan kepadatan makna kata demi tercapainya tujuan tugas ini. Silahkan Anda-Anda pecahkan pesan apa yang  tersembunyi dalam puisi ini. Silahkan melihat yang tak terlihat dalam ‘Panah’😉

Panah

ku bertemu benda bak segaris kaku,
ia takkan bersilang layaknya tanda kali,
ujungnya runcing sepakat tuk satu saja arah,
siap mluncur menuju sasaran nan jauh di sana.
“Ah,masih jauh dari sasaran”,keluh seorang murid,
tampak perlu berlatih kan suatu cara mujarab,
agar pabila menyimpang, hanya sedikit galat,
ini bukan tentang permainan anak-anak,
ini soal anak-anak panah nan siap.

Bagi peserta kuliah KI  dilarang memberitahukan isi pesan yang tersembunyi (hiddentext). Bagi yang sudah menemukan atau mencoba keberuntungan dapat menjawabnya japri (jaringan/jalur pribadi ) ke saya..
Minggu depan akan saya beritahukan apa pesan tersembunyi itu dan bagaimana menyembunyikannya😀

Met mencoba..

Cukup sekian, sampai jumpa di tugas selanjutnya😉

2 thoughts on “[KI] Melihat yang Tak Terlihat dalam ‘Panah’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s