Selamat Harimu, Teman!

Buruh. Menurut kamus, ia berarti pekerja, orang upahan.  Bisa dikatakan orang yang bekerja untuk seseorang atau suatu lembaga/perusahaan. Sebagai imbalan, ia memperoleh upah berupa gaji.  Bila dibandingkan dengan arti kamusnya, buruh terasa memiliki arti yang lebih rendah dibanding pekerja.

Lantas saya memikirkan kata ini dalam bahasa dunia. Buruh berarti labor, bila dimaknai, labour memiliki arti benar-benar bekerja. Agak sedikit berbeda penekanan dengan worker, bila dimaknai work terasa lebih ringan–sekedar bekerja. Benarlah perbedaan yang terlukiskan oleh kedua kata ini –buruh (labor) dan pekerja (worker). Buruh biasanya bekerja di tingkatan bawah. Ia mengerjakan tugas yang keras atau kasar.

“Kawan, nasibmu sering dipandang sebelah mata. tapi, bagiku kau adalah pejuang kehidupan yang tangguh. selamat hari buruh
.”–status facebook seseorang😛. Pemilik status facebook inilah yang memberi informasi kalau-kalau hari ini adalah hari buruh. Gyaaa… (*ke mana aja mel?).

Membaca ini, saya langsung teringat akan ucapan seorang Ibu, “Tidak ada satu tugas yang lebih tinggi dari tugas lain.” Ya, masing-masing orang punya tugas tersendiri. Penyedia jasa bersih-bersih (cleaning service), misalnya. Bila tidak ada mereka, mahasiswa, dosen, pegawai kantoran tidak akan nyaman belajar atau bekerja di ruangan yang kotor dan berantakan,  pengguna jalan raya akan risih melihat jalanan/taman penuh sampah-sampah–entah sampah dedaunan ataupun sampah dari tangan-tangan jahil, penghuni rumah tak kan menjadi betah di rumah yang tak nyaman dan tak bersih, dan lain sebagainya.

Tidak mengganggap orang lain lebih rendah (merendahkan orang lain) adalah wejangan  Beliau yang akan senantiasa tertulis di benak saya.  “Apakah dengan menganggap diri sebagai orang berpendidikan dan bergelar membuat kita dapat merendahkan orang lain? Siapakah kita manusia, sehingga dapat berbuat demikian terhadap sesamanya? Hati-hati terhadap kesombongan! Wujud yang  tidak disukai oleh Tuhan.” ujarnya lagi.

Penulis Pramoedya Ananta Toer mengatakan pula, ” Seorang terpelajar harus juga berlaku adil sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan.” Ya, pemikiran ini jugalah yang saya rindukan terbersit dan terpendam di dalam benak dan hati para pengusaha–sebagai orang terpelajar–dalam memperlakukan pekerja-pekerja dan buruh-buruhnya.

Entahlah, saya merasa ada banyak nasib kaum buruh yang diperlakukan tidak adil dan semena-mena. Lapangan pekerjaan yang  minim membuat nasib kaum buruh semakin terjepit dan lemah. Kecenderungan yang ada, hal ini dimanfaatkan oleh para pengusaha untuk ‘menindas’ mereka.  Di sisi pengusaha, sebagai imbangnya, kaum buruh juga sebaiknya mengerti akan kondisi perusahaan. Bila nyata-nyata sedang berada dalam kesulitan,  seyogyanya tidak menuntut banyak.

Saya merindukan suasana kerja yang seimbang. Semua pihak merasa senang, tidak ada yang dirugikan–pengusaha , pekerja, buruh, dan pasar. Bukankah keadaan demikian adalah indah adanya?

Seyogyanya kita tidak serta merta hanya memikirkan keuntungan dan materi. Hidup ini  terlalu sia-sia bila hanya mengejar hal-hal duniawi.

Selamat  harimu, teman😉

Melz
010510

/*

Gyaa… harusnya skrang nge-post tentang hari pendidikan yaa.. hhhehee… Semalam sepertinya ada gangguan internet di kosan saia hingga baru bisa nge-post sekarang😉

Lagi-lagi saia terjebak menuliskan apa yang sedang ingin dituliskan daripada menuliskan sesuatu yang diminta (doh).
Tangan ini hanya sedang ingin menulis resah atas ketidakadilan kaum buruh meski  saat ini masih sebatas pendengaran, juga ingin menulis hal yang saya peroleh dari PA, dan terlebih ingin menulis  untuk teman-teman yang harinya sedang diperingati 😀

*/

4 thoughts on “Selamat Harimu, Teman!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s