Biarkanku Bercerita tentang Rajawali

Rajawali sudah banyak berubah dari dua setengah tahun dulu kami berpisah. Warnanya dan pula bangunannya banyak yang direnovasi. Halaman belakangnya pun sudah punya tongkrongan asik skarang–kursi meja seperti pondokan terbuka, konsep menyatu dengan alam. Aku suka.  Menyayangkan tak  sempat merasakan betapa nikmatnya kalau kami sekeluarga menikmati senja sambil mengobrol tentang ini itu cinta dan masa depan dengannya  Ah, tak mengapa dua setengah hari (meski gak penuh  atau malah beberapa jam saja karena aku sekeluarga melakukan perjalanan ke sana sini) aku cukup puas  berada dekatnya . Bersyukur untuk segala sesuatunya🙂

Tak hanya dia, aku pun berubah. Dulu diri ini masih manja, skarang apa lagi, makin manja, hehe. Diriku  skarang sedang belajar mandiri untuk segala sesuatunya.  Pandanganku telah banyak berubah. Pandangan tentang hidup, panggilan, kerja, kasih, cinta, keluarga, persahabatan dan bangsa ini juga. Itu saja dulu tentangku, mari  lanjut bercerita.

Empat tahun kalender berganti dan kami tak melalui momen  pergantian tahun bersama. Tapi kemaren itu adalah momen yang berharga bagiku. Bersyukur bertemu dengan keluarga besar yang sudah lama tak berjumpa. Dua tulang, dua nantulang, dua uda, dua tante, sepupu-sepupu yang kebanyakan masih adek-adek sekolahan dan balita. Rada kaget ketika dulu hanya mendengar nama bayi adek sepupu dan skarang udah gede dan udah tahu minta duit (haha). Keluarga besar ini punya arti bagiku.  Seperti kata Lilo dalam Lilo & Sticth :

Ohana artinya keluarga. Keluarga berarti tidak ada yang ditinggalkan atau dilupakan.

Suatu keajaiban dari Tuhan dan bukan kebetulan bagiku dapat bertemu mereka, mengingat beberapa bulan yang lalu mendengar cerita ketika tulang kecelakaan, tante terserang sakit pada  ginjal dan tulang yang satunya juga terkena suatu masalah. Tuhan itu sungguh baik, dan engkau wahai rajawali telah menjadi saksinya, bukan?🙂 Biarlah segala harapan mereka didengar oleh Tuhan, dan harapanku mereka makin dekat dengan Tuhan. Sama seperti kutipan Firman yang pula menyertakan namanya di dalamnya:

Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru:Mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya;Mereka berlari dan tidak menjadi lesu,Mereka berjalan dan tidak menjadi lelah

Mungkin cerita kami sampai di sini dulu. Kutitip mama bapak dan adekku dalam naungannya. Sabar saja, kepadanya ku kan kembali🙂 Dan seperti bisikanku padanya, ku awali tahun baru ini dengan permintaan tulus  penuh harapan kepada Tuhan, agar aku tetap setia menggantungkan harapan hanya pada Tuhan.

Selamat tahun baru, selamat melangkah bersama Tuhan!

Those who hope in the Lord will renew their strength,They will soar on wings like eagles;They will run and not grow weary,They will walk and not be faint.

*rajawali 126  adalah alamat rumah saya, hehe :D*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s