Lebih dari Nafasku

Jarang-jarang buka Gmail, karena itu bukan surel utama saia, hehe. Di kala heboh dengan Google+, saia pun kembali membuka Gmail dengan acara lupa username dulu (doh). Ada satu surel yang isinya mengingatkan kembali akan pentingnya relasi dengan Tuhan.

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana” (Markus 1:35)

Harusnya inilah yang saia perjuangkan–taat dan setia. Lebih dari nafasku, kuperlukan kasihNya. Trimakasih, Tuhan dan orang-orang yang telah berdoa buat saia sebelum ‘terhilang’ lebih jauh🙂

 

Lebih dari Nafasku

Bapa, Pegang Tanganku
Aku Rindu Saat Teduh Bersama-Mu
Dekap Aku Dalam Hangat Pelukan-Mu
Bawa Hidupku Pada-Mu
Masuk Dalam Tahta-Mu Yang Kudus

Bapa, Pegang Tanganu
Aku Rindu Tinggal Di Dalam Hati-Mu
Engaku Terang Yang Membuatku Melihat
Melihat Jauh Ke Dalam Kebenaran-Mu Bapa

Reff :
Lebih Dari Nafasku Bapa
Kuperlukan Kasih-Mu Bapa
Berjalan Di Samping-Mu Bapa
Seumur Hidupku

Lebih Dari Nafasku Bapa
Kuperlukan Kasihmu Bapa
Peganglah Tanganku Ya Bapa
Untuk Selamanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s