Ya dan Bukan Terang

Bersinar Teraaaaaaang (*frekuensi huruf menunjukkan lama pengucapan dan intonasi penekanan 😛 ) adalah jargon KNM 2010 yang tampaknya sudah mendarah daging sejak awal tahun lalu. Rapat demi rapat, danus demi danus, PD demi PD, hingga akhirnya jargon ini pun menyebar di seluruh indonesia 😉

Namun, kali ini bukan berbicara tentang KNM, saya ingin berbagi mengenai suatu hal saat PD Rabu kemarin. Temanya adalah bangkit menjadi terang. Temanya mirip ama tema KNM, ayo yang ikut masih pada ingat, tak? 😛

Dalam waktu yang terbatas, ada tiga hal yang saya catat (suatu kebiasaan yang saya lakukan untuk tetap bisa menikmati tulisan tangan dan sebagai pengingat saya bila si otak sudah kesulitan untuk mengingatnya, hehe)

Pertama: Terang itu bukan untuk disembunyikan. Tidak ada yang menyalakan pelita dan meletakkannya di bawah gantang, melainkan di kaki dian supaya menerangi ruangan. Terang itu diuji di kaki dian, apakah dia benar-benar terang.
Saat menuliskan ini terlintas pertanyaan berikut di benak saya, apakah kata ‘terang-terangan‘ itu berasal dari pemikiran ini 😛 (*terang-terangan = tidak ada yang disembunyikan)

Kedua: Bila demikian adanya bukankah berbeda dengan doa/puasa/memberi yang justru diajarkan agar tidak gembar-gembor, cukup Tuhan yang tahu dan menilai? Terang berbeda halnya karena terang bukanlah berbicara mengenai prestasi tetapi mengenai karakter. Bila terang adalah prestasi, hal ini dapat membawa kita kepada kesombongan yang mana adalah bertentangan dengan karakter Kristus 😀

Ketiga: Kegelapan akan selalu mengambil mengambil mengambil dari sekitarnya, tetapi terang akan selalu memberi memberi memberi untuk sekitarnya.
Inilah salah satu beda Draculla (sosok gelap) dengan Yesus (sosok terang). Draculla mencurahkan darah sekitarnya agar dia bisa hidup, tetapi Yesus mencurahkan darahNya agar orang lain memperoleh hidup.

Teraaaaaaaaaaaang B-)
(*jargon seumur hidup, yuk belajar setia menjadi terang buat sekitar)

Advertisements

Selamat Jalan Ko..

Malam ini tidak bisa tidur, tepatnya masih kaget akan kepergiaan seorang koko. Sekilas, tak ada yang menyangka almarhum adalah seorang staf perkantas (lembaga pelayanan tempat aku dibina dan bertumbuh) bila melihat perawakan, nada bicara yang gaul, kata-kata ceplas ceplos penuh keceriaan yang membuat orang-orang sekelilingnya bisa tersenyum lepas.

Pertama kali kenalan, aku mengira orangnya serius dan agak sombong, ternyata seiring berjalannya waktu dugaanku menjauhi 180 derajat dari semula. Kisah kami mungkin tak beririsan banyak, namun kisah mempersiapkan dan mengikuti Kamp Nasional Mahasiswa agustus 2010 lalu merupakan kisah perjalanan yang terlalu indah tuk dilupakan dan terlalu sedih tuk dikenang.

Pernah dalam satu kebaktian (aku lupa, sepertinya kebaktian lokal peserta dari Bandung, Jatinangor, Dayeuhkolot dan sekitarnya) beliau menjadi Pemimpin Pujian. Ada suatu sindiran halus namun dikemas dengan cara yang kocak yang beliau lontarkan kepada kami, para Sauu (sebutan akrab untuk para panita KNM).  Menjadi kenangan tersendiri bagiku. Dan di kebaktian yang sama, aku masih mengingat penggalan kata-kata yang ia ucapkan :

tak selamanya jalan itu mulus, mungkin Tuhan dengan sengaja tak memberi kita jalan pintas, harus belok sana sini dulu supaya kita belajar bergantung padaNya

Slamat jalan ko Felix, sampai berjumpa di Rumah Bapa.  Adalah  kasih karunia tersendiri bagiku pernah mengenalmu.

 

Friends Are Friends Forever

Packing up the dreams God planted
In the fertile soil of you
I can’t believe the hopes He’s granted
Means a chapter of your life is through

But we’ll keep you close as always
It won’t even seem you’ve gone
‘Cause our hearts in big and small ways
Will keep the love that keeps us strong

And friends are friends forever
If the Lord’s the Lord of them
And a friend will not say never
‘Cause the welcome will not end
Though it’s hard to let you go
In the Father’s hands we know
That a lifetime’s not too long
To live as friends

And with the faith and love God’s given
Springing from the hope we know
We will pray the joy you live in
Is the strength that now you show

We’ll keep you close as always
It won’t even seem you’ve gone
‘Cause our hearts in big and small ways
Will keep the love that keeps us strong

And friends are friends forever
If the Lord’s the Lord of them
And a friend will not say never
‘Cause the welcome will not end
Though it’s hard to let you go
In the Father’s hands we know
That a lifetime’s not too long
To live as friends

Valentine sudah dekat, trus??

Halo halo, lagi lagi menghadirkan paket parsel buat teman-teman semua… moga tidak bosen-bosennya ber-urusan dengan kami-kami, karena kami-kami juga tidak bosen-bosen ber-urusan dengan anda-anda.. haha..

Langsung saja, kami dari Panitia Pelaksana Kamp Nasional Mahasiswa 2010 menyediakan paket parsel valentine..

keterangan:
kue kering putri salju-nya akan ditabur dengan gula warna PINK (brasa gt valentinenya..hehehe..)

Cakupan wilayah :
Bandung (ITB, Unpar, Maranatha, Unpar dan sekitarnya ) – Jatinangor – Dayekolot..

Pemesanan diterima sampai tanggal 8 Februari 2010..

yang tergerak hatinya dapat mengisi form sbb :

dari (nama) :
untuk (cantumkan nomer HaPe-nya) :
alamat :
ucapan :
pilihan paket :
tanggal dikirim : pilih 13 atau 14..

Orang-orang yang dapat dihubungi :

– Saya sendiri bisa YM (************), surat elektronik (e-mail : ************@yahoo.co.id), sms(************)

– Efraim, Jury, Jonly, Julius (ITB)
– Laura, Yenny, Kiki (Maranatha)
– Sri Delly, Ayu, Imel, Danny, Rocky, Arjuna, Johanes (Unpad)
– Cindy (Unpar)
– Henry Fenny (Telkom)

*ayoo ayoo berbagi kasih (buat teman2, orang2 terkasih, sodara KTB/KK, adek KTB, kk/abang KTB, sahabat2, dll )  skaligus membantu dalam dana Kamp Nasional Mahasiswa 2010 😉

terimakasih banyak..

nb : kalo kurang jelas klik di gambar (image) nya saja..

Renungan singkat

Pencobaan di padang gurun.

Perikop yang saya tidak duga sama sekali menjadi bahan perenungan yang dibawakan oleh ko’iim saat wiken kamp nas  minggu lalu. Awalnya saya bertanya-tanya, korelasi nya dengan kamp nas sejauh apa.. Penasaran ??  mari kita mulai.. haha  😀

[ Ada baiknya membaca dulu perikop ini di Mat 4 ]

Terdapat 3 tawaran pencobaan yang dialami Yesus  yang juga menjadi  tantangan  bagi alumni :
1. menyalahgunakan kekuasaan
[Mat 4:3]  jika Engkau anak Alllah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.

2. godaan untuk menunjukkan siapa kita
[Mat 4 : 6] lalu berkata kepadaNya : “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis : Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikatNya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kakiMu jangan terantuk kepada batu”

3. menukarkan Tuhan dengan segala-galanya
[Mat 4 : 9] dan berkata kepadaNya : “semua itu akan kuberikan kepadaMu, jika Engkau sujud menyembah aku”

Mengapa kamp nasional ini dianggap penting? (*slain dari emang visi misi nya )
1.Retreat..
Hal ini penting,  mengingat pola pelayanan Yesus sendiri, yang kerap terlupakan oleh kita. ‘Menyendiri kepada Bapa’ , pola inilah yang bisa kita temui spanjang kisah pelayanan Nya.  Saat memulai  pelayanan, saat melayani , kesibukan tak menghambat Dia untuk tetap menyediakan waktu untuk merenung dan berbicara dengan Bapa, bahkan saat mengalami ketakutan yang luarbiasa, Dia menyendiri menghadap Bapa.
Retreat , berhenti sejenak atas rutinitas,  membantu menyadari siapa diri kita, menyendiri kepada Bapa untuk suatu keputusan yang akan diambil ke depannya.. mencari kehendakNya.

2. Menolong membukakan sedini mungkin mengenai tantangan alumni yang sudah dijelaskan sebelumnya.

3. Melalui kamp nasional, tiap orang yang hadir diingatkan, disadarkan dan diteguhkan  identitas sbagai  anak-anak Allah, duta-duta Allah untuk membawa kerajaan Allah ke dunia.

Stelah menang dari pencobaan ini ,Yesus memulai pelayananNya.. berjalan untuk kehendak Allah.
Demikian lah renungan singkat dari ko’iim. Bagian yang menyentuh saya, selain dari visi misi kamp nas itu sendiri dan tantangan2 yang ada, adalah ‘pola pelayanan Yesus’ yang tak melupakan relasi dengan Sang Bapa, tetap berdoa , merenung dan menyediakan waktu untuk Bapa..

Ke depannya pasti akan lelah,pusing, hectic sana sini, tapi biarlah kiranya Tuhan sendiri, Sang Gembala jiwa, yang memberi kekuatan bagi kita semua, dan bersyukur karna itu hanya anugrahNya . Ikuti polaNya, yukss  😉

Shepherd of My Soul
Shepherd of My Soul  I’ll  give You full control
Wherever You may lead I will follow
I have made a choice to listen for Your  voice
Wherever You may lead I will go
Be it in quite pasture or by a gentle stream
The shepherd of my soul  is by my side
Should  I  face a mighty mountain
Or a valley dark and deep
The shepherd  of  my soul will be my guide

Smangaat…

-Bersinar Terang –