Penulis Kisah Perjalanan

“Tak mengapa langkah kecil tetapi kokoh”, ujar  KC, direktur baru tempat saya sedang bekerja. Setuju dengan pemikiran beliau, terkadang kita terlalu memikirkan hal yang besar dan terkesan susah untuk diraih. Enggan melirik kepada langkah kecil, sederhana yang sebenarnya jauh lebih dapat dilakukan.

Bermula dari kicauan seseorang dari situs jejaring sosial  Twitter: “ Gulliver’s Travels is pretty funny. It pushes my passion to be a travel writer #2011goal”. Saya pun teringat tentang impian saya–suatu saat bisa keliling nusantara dan menuliskan kisah perjalanan itu dalam satu buku. Wow, semoga dapat tiket dari Pemilik Bumi ini, hehe.

Langkah kecilnya saya torehkan melalui tulisan di blog dulu. Rofl Potts menyarankan untuk menjadi penulis kisah perjalanan (travel writer) harus banyak jalan-jalan, banyak menulis dan banyak membaca (*alasan supaya jalan-jalan, haha). Mohon bantuan, saran dan kritik di kemudian hari (*tapi jangan terlalu pedas, cabe lagi mahal 😛 )

 

—-

*jadi pengen nonton Gulliver’s Travels deh*