Believe it or not !!

Wow.. unbeliveable.. itu hal yang ada d pikiran gw pas nonton Oprah, bebrapa hari yang lalu. Kayaknya topik hari itu tentang cinta ama pasangan gt, gw gak nonton dari awal sih..

Nah, di studio di undang sepasang suami istri yang sudah lama menikah, kayaknya bekisar 37 tahun gitu, namun dalam kehidupan rumah tangga mereka , telah dihasilkan 20 ribu love letter alias surat cinta , berat keseluruhan 105 pound, selama 37 tahun.. WOW…

Saat melihat tumpukan surat itu, gw akhirnya mw gak mw jadi percaya bahwa di dunia ini masih ada orang yang berbuat hal yang sebelummnya gak pernah bakalan dipikirkan oleh orang2 terutama saya, hehe…

Lantas, Oprah nya nanya apa aja sih isi surat cinta itu ???
Pasangan itu ngejawab , bahwa ada bagian..
1. How do you feel today…
Di bagian ini terungkap tentang perasaannya hari itu, enath kerjaan atau apa.. whatever…

2. I love you..
nah di bagian ini biasanya tertulis, I love you for being patient to me,atau I love you because of today’s nice cooking, atau I love you for taking care our children.. blabla.. anything..

3. How do you feel when…
Ini lebih terkesan interaktif, yang nantinya bakalan diisi oleh pasangannya..
Apa yang kamu rasakan saat aku memarahimu, apa yang kamu rasakan saat aku sibuk…
Hal ini membuat sang istri tahu betul apa yang dirasakan oleh suami, begitu sebaliknya..

Lantas, Oprah nanya lagi “Do you always do this, every singgle day??”
Pasangan :”Yes”
Oprah :”When ?? In the morning or.. ?”
Wife : “Night, before sleep. You just take 10-15 minutes a day.. I think it’s a short time. ”

Oprah :”Apa yang terjadi jika kalian sedang bertengkar ??? Apakah tetap menulis surat cinta?”

Wife : “Ya… dan bagian kedua, hanya tertulis “I Love you”. (titik , gak ada sambungannya)”.

hahaha.. bahkan di saat bertengkar pun masih bisa berbuat ini, salut gw…. di Indonesia ada gak ya???

Advertisements

Blajar bersyukur.

Sudah menjadi tradisi liburan.. bangun kesiangan,, hehe.. kan gak ada hal yang terlalu mendesak untuk dikerjakan (halah !!! jawaban pembelaan diri…)

Abis bangun, sambil sarapan gw nonton suatu acara TV,kalo gw gak salah inget acaranya balada gitu.. acara nya itu mengulas kehidupan dua orang yang tidak sempurna fisiknya… Gw sangat terharu…
Ada seorang wanita yang memiliki keterbatasan fisik pada tangan dan kakinya. Sedari kecil dia sering diejek ama teman2 nya, namun ketegaran membuat wanita ini tetap bersyukur atas hidupnya. Malahan dia masih memperoleh penghasilan dari membuat kue, walaupun sedikit, namun dia masih dapat menghidupi dirinya dan kedua orangtuanya yang sudah lanjut usia. Yang gw salut, dia masih sabar merawat kedua orangtuanya yang udah tua banget…Wow..sedangkan saudaranya yang lain, yg normal aja gak segitunya..

Wanita ini pun pernah menjalani kehidupan berumahtangga, namun akhirnya harus berpisah karena dia menolak untuk memiliki anakan karena keterbatasannya. tapi, hal itu tak membuatnya tidak ingin mengasuh anak, malahan dia mengangkat orang lain (anak saudaranya) sebagi pengganti anak.. wow.. dia gak mikirin hidupnya sendiri..

Ada lagi mengulas seorng pria (sudah bapak2), memiliki keterbatasan pada kakinya.. Pekerjaannya sehari -hari adalah sebagai tukang bengkel dan berkebun (sampingan)..
Namun, dengan kreativitas dan semangat kerja yang tinggi, serta gak menyerah begitu saja pada nasib, dia berhasil menghidupi istri dan dua anaknya… wow..

Teringat tentang artikel (lagi2 gw lupa baca di mana) yang isinya tentang hal bersyukur, kalo menurut gw. Ceritanya tentang seorang anak yang kpengen dibeliin sepatu baru ama mamanya, samapi-sampai sering merengek gitu lah, tapi sang mama tak kunjung membelikannya. Hingga akhirnya suatu saat si anak melihat orang yang tidak sempurna fisiknya, yang gak punya kaki. Dari situ si anak sadar…. dia tak lagi memaksakan sang mama untuk membelikannya sepatu baru..

Ditambah lagi berita tentang kekurangan air di suatu tempat di negara ini, hingga demi mendapatkan air mereka harus berjalan berkilo meter..

Belajar dari mereka…
“bersyukurlah atas apa yang kamu miliki, tetap berusaha, gak pake malas , gak gampang nyerah”.

Ketika mengeluh, tidak memiliki sepatu baru, tetaplah bersyukur bahwa kamu masih bisa memakai sepatu lama.
Jangan boros memakai air dan listrik karna masih banyak saudara2 lain yang masih harus berjuang untuk mendapatkannya.